//

Jumat, 18 November 2011

Cerpen persahabatan

Selamat Tinggal
oleh Muhammad Adnan Latief 

Ini adalah hari pertamaku berada di sekolah baruku. Kulihat banyak wajah wajah baru yang sangat bersemangat di hari pertama kami masuk sekolah. Jatuhlah pandanganku kepada sosok seseorang gadis yang belum aku kenal. Wajahnya yang imut, senyum yang manis dan kulitnya yang putih itupun dapat memaku pandanganku kepadanya. Tak kuduga, tiba tiba ia menghampiriku yang sedang duduk di depan kelas.
          “Hai, boleh kenalan ga?” sambutnya dengan nada halus
          “boleh, namaku Ray. Kamu siapa?” balasku
          “Namaku Agus,” balasnya sambil tersenyum manis.
          “Agus?” balasku dengan nada tak percaya
“iya, panjangnya Agustina Wulandari, tapi teman temanku sering memanggilku Arla” jelasnya.
“oh gitu to” balasku dengan pikiran yang masih bingung.
Lambat laun kami saling mengenal satu sama lain. Sampai akhirnya aku dan arla menjadi sahabat karib. Seringkali aku main kerumahnya, begitu pula sebaliknya. Sampai sampai aku sudah menaruh hati padanya. Tapi semua perasaan itu telah kupendam dalam dalam. Karena aku takut jika Arla mengetahui aku menaruh hatiku padanya, ia gak akan mau lagi bersahabat denganku. Hingga pada suatu malam, aku mendapat dari telfon dari Arla.
          “Ray!!” ungkapnya dengan nada bahagia.
          “ada apa sih la? Malem malem kok telfon” balasku
          “gini, gua kan ditembak sama Andy, menurut loe diterima apa enggak ya?” jawab Arla
Dalam hatiku sebenarnya ga papasih, toh itu juga hak dari Arla sendiri untuk nentuin siapa pilihan hatinya.
          “oh, ga papa di terima ja, lagian Andy kan cowonya juga ganteng” balasku
          “makasih ya ray, loe emang sahabat gue yang paling baik” kata Arla.
Awalnya aku nggak merasakan apa-apa, tapi beberapa hari kemudian, setelah Arla pacaran dengan Andy,  aku merasa kesepian. Aku kehilangan sosok Arla yang manis dan cantik itu. Memang sih, ia menjadi primadona di sekolahku. Tapi ia adalah sahabat pertamaku yang baik, yang dulu ada untukku.
          Seringkali aku melihat betapa serasinya hubungan mereka. Sampai sampai aku merasa cemburu merasuki jiwaku. Dalam hati kecilku aku inginkan dirinya, tapi raga ini sulit untuk mengungkapkannya.
          Terkadang kulihat mereka berdua sering jalan bersama. Bagaikan dua ekor merpati putih yang terbang beriringan. Sungguh pemandangan yang tak menyenangkan bagiku. Walaupun otakku dapat mendesign bibirku untuk selalu tersenyum kepadanya, tapi hati ini dak dapat dipungkiri. Perasaan itu masih tetap ada.
          Beberapa bulan kemudian. . .
          Di sore itu, tepatnya sabtu sore. Aku di hampiri oleh Arla dengan muka yang yang tak beraturan. Kulihat air matanya berlinang menghapus senyum manisnya.
          “ada apa la?” tanyaku mengawali pembicaraan
          “Andy selingkuh,” dengan nada pelan diiringi suara tangisannya
          “yang benar?” seolah aku tak percaya
          “ya , aku melihatnya sendiri. Dia pergi dengan cewek lain” jawabnya
Aku hanya dapat memberikan pelukan hangat kepadanya, yang seolah tak henti hentinya berhenti menangis.
          “udah la. Mending loe pulang aja. Biar aku yang antar,” saranku
          “oke lah ray,” terimanya
Sampai dirumah Arla. .
          “makasih ya ray, loe emang sahabat gue yang paling baik,makasih banget ya ray,” ucapnya
          “sama sama la” jawabku sambil bergegas pergi meninggalkan rumah Arla.
Setelah kejadian itu, Arla kembali bersikap baik denganku, bahkan jauh lebih baik. Hingga pada suatu hari ia tak membalas sms dariku. Bahkan ketika aku mentelfonnya, tak ada respon sama sekali. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk mendatangi rumahnya. Dan ketika sampai dirumahnya, terlihat sepi tak ada orang. Aku panggil namanya, namun yang keluar adalah seorang ibu ibu yang tiba tiba muncul di depanku.
          “mas Ray ya?” tanya ibu ibu tadi
          “iya bu, Arlanya ada bu” tanyaku
          “maaf mas mbak Arlanya sudah pergi, tapi mbak Arla titip surat buat mas Ray” jawab ibu ibu tadi sambil mengeluarkan amplop kecil.
          “oh ya makasih bu” jawabku.
Akupun segera membaca surat tersebut
Salam Manis,
Mungkin ini surat terakhir Arla kepada Ray. Maafin Arla jika selama ini sudah ngrepotin Ray. Sudah banyak waktu Ray yang terbuang hanya untuk Arla. Arla memang salah. Maafin Arla ya Ray. Sebenarnya Arla itu sayank sama Ray. Sayank banget. Maafin segala kesalahannya Arla ya.
Sahabatmu. . . . .
Seusai membaca surat tersebut seakan tak ada lagi semangat dalam hidupku.
          “buk, kalau boleh tau Arla mau pergi kemana ya?” tanyaku
          “katanya sih mau pergi ke luar negri mas,” jawab ibu
          “lewat bandara mana ya buk?” tanyaku lagi
          “di Bandara Airport mas” balas ibu tadi
Tanpa berpikir panjang aku langsung menuju Bandara Airport. Sesampai disana perjuanganku tak sia sia. Kulihat Arla belum terbang.
          “laa!” panggilku.
          “eh, Ray” balasnya sambil meneteskan air mata
          “aku sudah baca surat darimu dan sudah kuhapus kesalahanmu sejak kau lakukan kesalahan itu la” ujarku
          “makasih ya ray,” jawabnya singkat
          “la, maukah kau..” kataku yang belum selesai karena di sahut oleh Arla
          “ssttt, tunggu aku pulang, aku janji gak akan lama lama,” kata Arla
Aku hanya mampu tersenyum manis. Hingga akhirnya ia hendak memasuki pesawat yang akan ia tumpangi. Tapi, sebelum ia pergi, ia berpesan kepadaku.
          “ray jaga dirimu baik baik ya,” ujarnya sambil mengecup pipiku.
Saat itu juga, hatiku merasa bahagia dan menjadi lebih semangat dalam menanti kehadirannya pulang. Namun, takdir berkata lain. Bebrapa menit kemudian, sebuah kecelakaan take off pesawat yang menewaskan semua awak didalamnya itu kulihat jelas dengan dua bola mataku. Senyumku memudar begitu saja. Kelopak mataku tak dapat membendung air mataku.
          Sebuah batu nisan telah pisahkan dunia kita. Kini, kau telah tidur di dalam pelukan damai. Tujuh hari genap, aku datangi rumahmu di tiap malam. Gemuruh suara tahlil menembus dinginnya tujuh malam pasca sepeninggalmu. Tapi, doaku tak akan luntur setelah tujuh hari itu. Doaku akan selalu menyertaimu kawan. Semoga kau tenang di alam sana. Selamat tinggal kawan. . .
          Aku merasa kehilangan sebuah kesempatan untuk mendapat belaian sayank dari dirinya. Apa boleh buat.  Kayu sudah menjadi arang. Namun, setelah kepergiannya, aku tak hanya akan diam saja. Jika aku tetap menunggunya, maka aku tak lebuh hebat dari sebuah keledai. Ikhlaskan saja yang telah lalu. Kini, akan memulai lagi perjalanan cinta sejatiku. Aku berjanji tak akan membiarkan kesempatanku direbut oleh pemangsa cinta lainnya.
Read More..
StumpleUpon DiggIt! Del.icio.us Blinklist Yahoo Furl Technorati Simpy Spurl Reddit Google I'm reading: Cerpen persahabatan ~ Twitter FaceBook

Rabu, 02 November 2011

PreWedding dengan Efek Foto Sephia

Pada tutorial ilmuGrafis kali ini kita akan belajar membuat efek Photo Sephia. Maaf ini buka sephia judul lagunya Sheila On7 tapi maksunya adalah efek Sephia. Apa yang dimaksud efek Sephia? FOTO SEPHIA adalah foto yang memiliki kesan kuno dan tradisional. Dalam dunia fotografi ataupun dunia seni, Efek sephia mampu menciptakan kesan romantis, kenangan, dan harmoni sehingga efek ini banyak dipakai di foto - foto PreWedding. Kebanyakan pasangan terlebih yang baru menikah akan sangat menyukai efek foto ini.

Ok mari kita belajar bagaimana cara membuatnya:

1. Buka Aplikasi / Program Photoshop anda, disini bisa menggunakan photoshop versi berapapun
Sebagai contoh saya menggunakan Photoshop CS3
Contoh gambar yang akan kita beri efek Sephia:
image ilmugrafis.com
hehehe... romantis ya :) , bisa di save as buat latihan, klik kanan gambar lalu save As image... simpan di komputer

2. Masukkan gambar ke dalam Photoshop, klik File >> Open... atau (CRTL + O) lalu pilih gambar yang akan diberi efek Sephia (contoh: gambar di atas)

3. Tekan CTRL + J untuk menggandakan (Duplicate Layer)
image ilmugrafis.com

4. Aktifkan Style dengan mengklik kiri Style
image ilmugrafis.com

5. Klik Option Menu pada Style...
image ilmugrafis.com
Lalu Pilih Image Effect  , akan muncul pernyataan apakah anda akan menambahkan style pada foto anda? tekan OK
Setelah itu klik Sephia Tone Style
image ilmugrafis.com
dan Cling... berubah...
* Optional (bisa dilakukan bisa tidak) - Anda bisa mengatur level kecerahan foto dengan menekan CTRL + L (Geser - geser panahnya agar mendapan tone yang pas)
image ilmugrafis.com
Photo PraWedding dengan Efek Sephia
Tekan Save dan Pilih format JPG atau JPEG untuk menyimpan hasil editan anda
Punya masalah dengan Photoshop atau ingin request Tutorial, silahkan kontak ke ILMUGRAFIS
Terima kasih, Semoga bermanfaat



http://www.ilmugrafis.com/photoshop_foto8.php?page=efek-foto-sephia-di-photoshop
Read More..
StumpleUpon DiggIt! Del.icio.us Blinklist Yahoo Furl Technorati Simpy Spurl Reddit Google I'm reading: PreWedding dengan Efek Foto Sephia ~ Twitter FaceBook

Blogger Widgets